PERIHAL TEPAT JANJI DAN KONSISTENSI
Utang tembakau yang dibayar berikutnya
dengan lari pagi selama satu jam, solat awal waktu,
dan buah-buahan seharian.
Jhon Lennon menemani dan ditutup
dengan manis oleh adzan magrib.
Seorang teman berkata
"Tenggorokan dan kerongkongan adalah dua saluran
yang berbeda"
Ini perihal tepat janji dan konsistensi
Rasa mual di batang kedua mencambuk tanya,
yakin masih mau lagi?
Tolong ingat-ingat hari ini.
Villa Pandawa 5, 2020
RIBUAN?
Aku bisa merasakan nyala api ambisi harus menjadi bara lagi.
Gerak cepat raba-rubu harus diperlambat.
Tenang-tenang, bahkan kau bisa berlari dalam diam!
Tenang-tenang, alfabet saja berjumlah dua puluh enam!
Aku tidak sabar menunggu kelahiran ribuan puisi baru.
Kau akan kutimang, sebentar lagi.
Rumbai, 2020
HASAD
Senyapkan aktifitasmu dari
akunku
iya, kau yang sedang sibuk berkencan dengan kekasih baru di Taman Ismail
Marzuki hari ini
seraya bermain interpretasi sudut pandang sang pelukis akan karyanya yang
sedang dijajakan
bukankah tempat itu dahulunya adalah lokasi orgasme kita dalam kata-kata?
Senyapkan aktifitasmu dari akunku
yang sedang berbagi value dengan
korporatokrasi
lalu beberapa bulan sekali mengunjungi teman lama di ibukota
tak luput satu gelas kopi khas daerah Nusantara
atau satu botol kaca Jagermeister
Senyapkan aktifitasmu dari akunku
dari boarding pass yang tujuannya
sengaja ditutupi passport
agar pengikutmu menerka-nerka
''oh, liburan keluarga ala borjuis?''
''di sela-sela konferensi luar negeri?''
kau sirami apa rumputmu itu?
atau ada yang salah dengan mata ini?
jika beruntung ucapmu,
lalu harus kujemput di mana rumput hijauku?
Senyapkan aktifitasmu dari akunku
yang tak segelintirpun akan merusak harimu.
karena yang tersisa
hanya bara api
tepat di bawah kepercayaan diriku.
2019
KU APA DAN DI MANA?
Dua kaki berjalan lagi
Menyusuri Sungai Batanghari
Langkah kadang cepat
kadang pelan
kadang ragu-ragu
kadang berani.
Hidup dipenuhi ribuan
kadang
jutaan tapi.
Kerikil, kerakal dan
bongkah harus tetap dilewati.
Aku apa?
Sudah sampai di mana?
Pekanbaru, 2020
Biodata Penulis :
Verilla Sari Purba, lahir di Pekanbaru pada tanggal 8
Juni 1996. Sehari-hari bekerja sebagai Pengusaha. Alamat di Rumbai Pesisir,
Pekanbaru. Hobi menyanyi dan membaca cerpen. Konsisten menulis puisi mulai
tahun 2017 pada tidakuntukditerka.blogspot.com. Membaca karya-karya Eka
Kurniawan, Joko Pinurbo, dan Sapardi Djoko Damono. Aktif bertukar pikiran dalam
Komunitas Suku Seni Riau. Bercita-cita menjadi penulis hingga akhir hayat,
entah kesampaian entah tidak.
Nomor Telepon : 085290950661
Akun Media Sosial : @tututetu_ (Instagram)