PUISI: Susi Lestari



Menuju Pulang

 

saat menuju pulang dan waktu sudah hampir

gelap, aku bertemu kau yang gerimis

dan kita berteduh angin senja yang tiba

di keheningan malam

 

tulang linu sampai aku lupa menuju mana

tak ada cahaya lagi, hingga menunggu lagi untuk

jumpa pagi, ia antarkan kita pada terik matahari

menuju pulang pada petang

dan ikut tenggelam bersama matahari sore itu

lalu kita pulang dengan hujan yang sunyi

 

Sumatera, 2021



Di Pinggir Jalan

 

bunyi jangkrik di jalanan malam

seorang wanita tegak di  pinggirnya

jalan ke sana ke mari lenggak lenggok

menunggu mobil bmw yang entah milik siapa

 

entah tali apa yang kelihatan

di bahunya yang tipis itu

gincu dipakai merah-merah

agar lebih terang dari malam

 

senyum ketir itu, makin jelas adanya

“kalau ayam sudah berkokok, aku harus pulang”

hatinya terus berucap begitu

hampir saja mata itu sembab

 

bukan, dia bukan takut ayam berkokok

tapi takut anaknya bangun minta makan

dan dia harus masak batu atau rumput lagi

untuk membohongi mereka kalau ibu

tidak punya beras selain kehampaan untuk kalian

 

ah, akhirnya datang juga

wanita itu naik dan duduk diam

dan dia ikut tenggelam, hilang oleh malam

 

Semarang, 2021


Tentang Penulis

Susi Lestari, lahir di Palembang, 17 April 2000. Beralamatkan di Desa Batumarta, Kota Baturaja, Palembang. Sekarang bermukim di Cilacap.

Tags

Posting Komentar

1 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.